Koordinasi Pemerintahan dalam Mencegah Terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Lembah Anai Provinsi Sumatera Barat Pada Tahun 2024

(Government Coordination to Prevent Traffic Accident On Lembah Anai Road Province of West Sumatera In 2024)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31334/transparansi.v8i2.4837

Keywords:

Koordinasi; Pemerintahan; Kecelakaan; Lembah Anai;

Abstract

(Government Coordination to Prevent Traffic Accident On Lembah Anai Road Province of West Sumatera In 2024)

Kecelakaan Lalu Lintas merupakan permasalah di jalan raya yang menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia, sehingga pemerintah yang memiliki tanggung jawab untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas untuk melindungi masyarakat, pemerintah harus melakukan tindakan yang dapat menjamin keselamatan lalu lintas khususnya pada Jalan Lembah Anai yang banyak dilalui oleh masyarakat terutama Jalan yang menghubungkan Kota Padang dan Kota Bukittinggi ini rentan terhadap faktor pendorong terjadinya kecelakaan lalu lintas khususnya atas faktor manusia, lingkungan dan jalan. Namun, kewajiban pemerintah untuk mencegah kecelakaan lalu lintas tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja mengingat banyaknya faktor pendorong untuk terjadinya kecelakaan lalu lintas perlu dilakukan koordinasi yang efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan Lembah Anai Provinsi Sumatera Barat ini.  Hasil penelitian peneliti menunjukan bahwa koordinasi pemerintahan dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan Lembah Anai Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2024 berjalan cukup efektif karena lancarnya proses komunikasi yang dilakukan antar instansi dan masyarakat, prosedur yang mengikat, terdapatnya pemberian insentif dan kegiatan timbal balik. Namun, masih perlu dirancangnya kalender pemerintahan yang mengikat seluruh instansi dan kepatuhan dari masyarakat atas prosedur yang telah ditetapkan.

Abstract

Traffic accidents are a major road problem and the leading cause of death in Indonesia. Therefore, the government, which has the responsibility to prevent traffic accidents and protect the public, must take action to ensure traffic safety, particularly on Lembah Anai Road, which is heavily traveled by the public. This road, which connects Padang City and Bukittinggi City, is vulnerable to factors contributing to traffic accidents, particularly human, environmental, and road factors. However, the government's obligation to prevent traffic accidents cannot be fulfilled by a single party, given the numerous factors contributing to traffic accidents. Effective coordination is necessary to prevent traffic accidents on Lembah Anai Road in West Sumatra Province. The researchers' results indicate that government coordination in preventing traffic accidents on Jalan Lembah Anai, West Sumatra Province, in 2024 was quite effective due to smooth communication between agencies and the public, binding procedures, incentives, and reciprocal activities. However, a government calendar that binds all agencies and ensures public compliance with established procedures remains a need.

References

Abdullah,D. (2016). Hubungan Pemerintah Pusat Dengan Pemerintah Daerah. Jurnal Hukum Positum, 83-103.

Afrianto, A. (2024). Analisis Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Dan Alternatif Penanganan Pada Ruas Tol Ngawi-Kertosono. Jurnal Pilar Teknologi Jurnal Ilmiah Ilmu Ilmu Teknik, 9(1), 47-54.

Djaja, S. (2016). Gambaran Kecelakaan Lalu Lintas Di Indonesia, . Jurnal Ekologi Kesehatan Vol. 15 No 1, 30 - 42.

Dorisman, A. (2021). Kolaborasi Antar Stakeholder Dalam Penanggulangan Kecelakaan Lalu Lintas. Jiana: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 70-83.

Enggarsasi, U. (2017). Kajian Terhadap Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Dalam Upaya Perbaikan Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas. Perspektif : Kajian Masalah Hukum Dan Pembangunan, 238-247.

Enggarsasi, U. (2017). Kajian Terhadap Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Dalam Upaya Perbaikan Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas . Perspektif, Kajian Masalah Hukum Dan Pembangunan , 238-247.

Fatahilah, A. B. (2019). Koordinasi Pemerintahan Dalam Mewujudkan Tertib Administrasi Penduduk Rentan Di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Registratie, 61-78.

Fauzi, A. (2019). Otonomi Daerah Dalam Kerangka Mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Yang Baik. Jurnal Spektrum Hukum, 119-136.

Febrian, R. A. (2015). Analisis Permasalahan Koordinasi Pemerintahan (Tinjauan Konseptual Dan Teoritis). Wedana: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik Dan Birokrasi, 41-49.

Fiantika, F. R. & Dkk. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif . Padang: Pt. Global Eksekutif Teknologi.

Hamim, S., & Suryandartiwi, W. (2022). Organisasi Birokrasi Dan Manajemen Pemerintahan. Purbalingga: Eureka Media Aksara

Handayaningrat, S. (2006). Pengantaran Studi Ilmu Administrasi Dan Manajemen Jakarta: Gunung Agung

Hasibuan, Malayu S.P 2007, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Bandung, Pt. Bumi Aksa.

Heply, S. A. (2022). Analisis Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Di Kota Tanjung Pinang Kepulauan Riau. Aufklarung: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 200-214.

Junus, D. (2018). Disharmoni Dalam Dinamika Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. . Gorontalo Journal Of Government And Political Studies, 1-9.

Lestari, T. P. (2021). Koordinasi Multistakeholder Dalam Program Bulan Sayang Ibu Dan Anak Di Kabupaten Tanggamus. . Pesirah: Jurnal Administrasi Publik.

Mulyawan, D. R. (2015). Sistem Pemerintahan Indonesia . Sumedang: Unpad Press .

Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif . Medan: Cv. Harfa Creative .

Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Ndraha, T. (2015). Kybernology (Ilmu Pemerintahan Baru) . Jakarta : Pt Rineka Cipta .

Nurhayanto, T. (2020). Koordinasi Pembangunan Fisik Di Desa Permata Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya. Governance, Jurnal Ilmu Pemerintahan.

Pemerintah Sumatera Barat, (2024). Dokumen Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Provinsi Sumatera Barat. Padang.

Prasetyanto, D. (2020). Keselamatan Lalu Lintas Infrastruktur Jalan . Bandung: Itenas .

Saputra, A. D. (2017). Studi Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Di Indonesia Berdasarkan Data Knkt (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) Dari Tahun 2007-2016. Warta Penelitian Perhubungan, 179-190.

Siregar, Z. (2020). Analisis Ruas Jalan Lintas Sumatera Kota Tebing Tinggi Dan Kisaran Sebagai Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas. Jurnal Mesil (Mesin, Elektro, Sipil,), 63-73.

Solihah, R. (2019). Pengantar Ilmu Pemerintahan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supriyanto, A. (2009). Potret Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Dan Perumahan Di Era Otonmi Daerah, Yogyakarta: Pusham Uii

Suryadinata, E. (1996). Sistem Informasi Manajemen Dan Proses Pengambilan Keputusan. Bandung: Cv. Ramdan .

Syafiie, I. K. (2003). Kepemimpinan Pemerintahan Indonesia. Bandung, Refika Aditama.

Syafiie, I. K. (2009). Pengantar Ilmu Pemerintahan. Jakarta, Aksara Baru.

Syafiie, I. K. (2011). Sistem Pemerintahan Indonesia. Jakarta, Rineka Cipta.

Tilano, F. A., & Suwitri, S. (2019). Collaborative Governance In An Effort To Traffic And Road Transportation Safety In Semarang City. Journal Of Public Policy And Management Review, 8(3), 34-51.

Yadisar, A. (2022). Pelaksanaan Proses Manajemen Pemerintahan. Fokus: Publikasi Ilmiah Untuk Mahasiswa, Staf Pengajar Dan Alumni Universitas Kapuas Sintang, 20.

Zuriah Nuzul, (2009), Metodologi Penelitian Sosial Pendidikan Teori-Aplikasi, Jakarta: Pt Bumi Aksara

Downloads

Published

30-12-2025

Issue

Section

Articles