Analisis Pendekatan Sosioekonomi pengentasan pengangguran di Daerah Religi

Agus Lukman Hakim, Dirlanudin Dirlanudin, Agus Sjafari, Atik Atiatun Nafisah, Ade Hadiono

Abstract


Pandeglang Regency community is an agricultural and religious area located in Banten Province which is adjacent to the Capital City of Jakarta. One serious problem that occurs is unemployment in rural areas. This study aims to analyze the problem of unemployment reality with a socioeconomic approach with a handling approach. This research is a descriptive research. Data collection techniques through questionnaires and interviews, through one stage cluster random sampling method. Secondary data used from related institutions / agencies in the Regional Government of Pandeglang Regency. The analysis technique used is descriptive analysis. The results showed the factors causing unemployment in Pandeglang Regency were due to limited employment, limited business capital; unable to compete in business; low awareness of the community in helping to find (invite) work; low work ethic; inability to capture work / business opportunities; low labor costs; work termination; Closed attitude towards life. The dominant contributing factor to unemployment is the first because of limited employment. Second, it is due to limited business capital and third is due to a low work ethic (lazy character).

Keywords


Unemployment, Religious regions, Socioeconomics

Full Text:

PDF

References


Alghofari, Farid., 2010, Analisis Tingkat Pengangguran Di Indonesia Tahun 1980-2007. Fakultas Ekonomi Univ Diponegoro. Semarang.

Amir, Amri, 2007, “Pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Indonesia”. Jurnal Inflasi dan Pengangguran Vol. 1 no. 1, 2007, jambi.

Albertus Aditya, 2018, “Pengangguran.” https://id.m.wikipedia.org/wiki/pengangguran, diakses Maret 2018.

Baeti N. 2013. Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2007-2011. Economics Development Analysis Journal (EDAJ),2: (3).

Budiani, NW. Efektivitas Program Penanggulangan Pengangguran Karang Taruna Eka Taruna Bhakti Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar. Jurnal Ekonomi dan Sosial, I N P U T. Vol. 2 (1):49-57.

Firdhania R, Muslihatinningsih F. 2017. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran di Kabupaten Jember. e-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi,Vol. IV (1) : 117-121.

Glendoh. 2001. Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kecil. Jurnal Manajemen & Kewirausahaan Vol. 3 (1): 1 – 13.

https://www.academia.edu/8949772/Kewirausahaan_di_Indonesia. Diakses 28 Mei 2015.

Ikhsan M. 2004. Mengembalikan laju pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah: peran usaha kecil dan menengah. Jurnal analisis sosial.

Kurnia D. 2016. Pengangguran di Indonesia: Dalam Persaingan dan Kesadaran Usaha. https://www.academia.edu/. dIakses 12 April 2018.

Kuncoro, Mudrajad. Ekonomi Pembangunan, edisi ketiga. Yogyakarta: Penerbit UPP AMP Y KPN. 2003.

Kaufman, BE and Hotchkiss, JL. 1999. The Economic Labor Markets. USA: Georgia State University.

Kaufman, B.E. dan Hotckiss, J.L. 1999. The Economics of Labor Markets. Fifth Edition. USA: The Dryden Press.

Kistina, A. 2012. Standarisasi Kompetensi sebagai upaya perlindungan TKI. Diakses dari portal www.garuda. Org pada 16 November 2018.

Safina L dan Rahayu SE. 2011. Analisis Pengaruh Investasi Pemerintah Dan Swasta Terhadap Penciptaan Kesempatan Kerja Di Sumatera Utara. Jurnal Manajemen & Bisnis Vol.11(1).

Mankiw, N. Gregory. 2006. Makroekonomi. Edisi Keenam. Terjemahan Haris Munandar. Jakarta: Erlangga.

Mulyadi M. 2016. Peran Pemerintah Dalam Mengatasi Pengangguran Dan Kemiskinan Dalam Masyarakat. Kajian Vol. 21 No. 3: 221 – 236

Nadilla U dan Farlian T. 2018. Pengaruh PDRB Perkapita, Pendidikan, Pengangguran, Dan Jumlah Polisi Terhadap Angka Kriminalitas Di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah Vol.3 (1): 110-118.

Nanga M. 2001. Makro Ekonomi Teori, Masalah, dan Kebijakan. Jakarta: Rajawali Pers.

Octaviani, Dian. 2001. Inflasi, Pengangguran, dan Kemiskinan di Indonesia: Analisis Indeks Forrester Greer & Horbecke. Media Ekonomi, Vol. 7 (8): 100- 118

Putong I. 2003. Ekonomi Mikro & Makro, edisi kedua. Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia.

Poyoh A, Kapantow GHM, Mandei JR. 2017. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penggangguran Di Provinsi Sulawesi Utara. Agri-SosioEkonomiUnsrat, Vol. 13 No. 1A,: 55 – 66.

Prasaja MH. 2013. Pengaruh Investasi Asing, Jumlah Penduduk Dan Inflasi Terhadap Pengangguran Terdidik Di Jawa Tengah Periode Tahun 1980-2011. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Vol. 3 (2): 72-84.

Samuelson. 1997. Makro Ekonomi, Diterjemahkan oleh Haris A, Munandar, Fredy Saragih, dan Rudi Tambunan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Samuelson, A. P. dan Nordhaus, D. W. 2004. Mikroekonomi. Jakarta: Erlangga.

Segal, G., & Borgia, D., Schoenfeld, J. 2005. The Motivation to Become an Entreprenur. International Journal of Entrepreneurial Behavior & Research,11: 42-57.

Sinamo, Jansen. 2005. Delapan Etos Kerja Profesional: Navigator Anda Menuju Sukses. Grafika Mardi Yuana, Bogor.

Subagyo, Sukirno, Sadono. 2000. Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D, Bandung: Alfabeta.

Sukirno S, 2010. Makroekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga, Jakarta: Raja Grafindo Persada

Sumarsono S. 2009. Teori dan Kebijakan Publik Ekonomi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Swaramarinda, Darma Rika. 2014. Analisis Dampak Pengangguran terhadap kemiskinan di DKI Jakarta. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (JPEB) Vol. 2 No. 2: 63-70.

Todaro, Michael P. dan Smith, Stephen C. 2004. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Edisi Kedelapan, Jilid 1, Terjemahan Haris Munandar, Jakarta: Erlangga

Wijaya, Tony. 2007. Hubungan Adversity Intelligence dengan Intensi Berwirausaha (Sudi Empiris pada Siswa SMKN 7 Yogyakarta). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 9: 117-127

Yacoub, Yarlina. 2012. Pengaruh Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal EKSOS. Volume 8 (3): 176 – 185.

Zhao, H., Seibert, S.E., & Hills, G.E. 2005. The Mediating Role of Self Efficacy in the Development of Entrepreneurial Intention. Journal of Applied Psychology,90: 1265-1271

Zulhanafi, Hasdi Aimon, Efrizal Syofyan. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Dan Tingkat Pengangguran Di Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi, Vol. II: 03.




DOI: https://doi.org/10.31334/transparansi.v2i2.654

DOI (PDF): https://doi.org/10.31334/transparansi.v2i2.654.g415

Copyright (c) 2019 Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats


Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi

ISSN Media cetak2085-1162

ISSN Media online2622-0253

Email :[email protected]
Website:https://ojs.stiami.ac.id/index.php/transparansi

LISTED & INDEXED :