Analisis Kinerja Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara Dalam Memfasilitasi Urusan Pemerintah Daerah Dengan Pemerintah Pusat

Penulis

  • Mardyana Malawat Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta
  • Zaman Zaini Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31334/h3rfsx17

Kata Kunci:

Kinerja Badan Penghubung, Koordinasi, Efektivitas, Otonomi Daerah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dalam konteks desentralisasi dan otonomi daerah, peran Kantor Penghubung menjadi semakin strategis dalam memastikan koordinasi, komunikasi, dan implementasi kebijakan secara efektif antara dua tingkat pemerintahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan
data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara dipengaruhi oleh beberapa kendala internal, seperti seperti sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Maluku Utara belum sepenuhnya memahami tugas dan fungsi Badan Penghubung, sehingga cenderung tidak melibatkan lembaga ini dalam kegiatan koordinasi maupun konsultasi ke pusat, kurangnya penggunaan teknologi informasi dan sistem komunikasi yang modern dan terintegrasi dapat memperlambat proses penyampaian informasi dan koordinasi, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, serta alokasi anggaran yang terbatas. Meskipun demikian, upaya-upaya seperti peningkatan koordinasi, penguatan komunikasi, penguatan kelembagaan serta pemanfaatan teknologi informasi mulai diterapkan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas kinerja Kantor Penghubung guna mendukung sinergi pusat-daerah dan pencapaian pembangunan nasional.  

Referensi

Azzahra, I., & Alikha, R. (2022). Evaluation of Deconcentration Funds in the Regional Development Planning Agency (Bappeda) Central Java Province.

Budiasa, I. Komang. (2021). Beban Kerja dan Kinerja Sumber Daya Manusia. Pena Persada.

Busro, M. (2018). Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prenadamedia Group.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Traditions. Los Angeles: SAGE.

Dahlan. (2023). Indikator Kinerja Utama dan Sistem Evaluasi.

Dessler, G. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi 10. Jakarta: Indeks.

Dwiyanto, A. (2006). Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Eka Adhila. (2023). Analysis of the Impact of Village Fund Assistance on the Effectiveness of the Use of Village Funds.

Harbani, Pasalong. (2017). Teori Administrasi Publik. Jakarta: Alfabeta.

Kasmir. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Depok: Rajawali Pers.

Koopmans, L, et al, (2011), Conceptual Frameworks of individual work performance A Systematic Review, Journal Of Occupational and Envirronmental Medicine,, Vol 53, No.8.

Maria paristiowati, Muhammad Ridha Albaar, (2019), Krickpatrick's Model For Evaluation of Financial Management Training, 5 th International Conference on Food, agriculture and Natural Resources 2019 (FANRes 2019).

Maharani, T., Kurnia, D., & Kushartono, T. (2021). Efektivitas Badan Penghubung Pemerintah Aceh dalam Memfasilitasi Urusan Pemerintah Aceh ke Pemerintah Pusat Guna Memajukan Pembangunan Daerah Aceh. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 127–140.

Muhammad Ridha Albaar (2020), Implementasi E-Government dalam Menciptakan Pemerintahan Baik dan Bersih. Syntax Computama.

Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahman. (2017). Administrasi dalam Pemerintahan

Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif: Analisis Isi dan Studi Kasus. Malang: UIN-Maliki Press.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Diterbitkan

2026-09-25

Terbitan

Bagian

Articles