Koordinasi Antar Instansi dalam Meningkatkan Waktu Tanggap Operasi Pencarian dan Pertolongan Saat Bencana pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan
Keywords:
Koordinasi Antar Instansi, Waktu Tanggap (Response Time), Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR), Bencana (Disaster), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)Abstract
Berdasarkan observasi awal koordinasi antar instansi dalam berbagi informasi, khususnya mengenai data bencana, distribusi bantuan, dan kondisi di lapangan, kadang tidak optimal. Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam distribusi bantuan dan respons yang tidak tepat sasaran, serta informasi yang tidak selalu akurat. Selain itu, setiap instansi sering kali memiliki SOP yang berbeda, dan ini memperlambat proses pengambilan keputusan ketika bencana terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengevaluasi bagaimana Koordinasi Antar Instansi dalam Meningkatkan Waktu Tanggap Operasi Pencarian dan Pertolongan Saat Bencana Pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi dengan jumlah informan sebanyak 6 (Enam) orang. Hasil penelitian menunjukkan Koordinasi di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam meningkatkan waktu tanggap saat bencana masih perlu ditingkatkan. Pelaksanaan koordinasi antar instansi di Basarnas melibatkan penyusunan SOP bersama, penggunaan sistem komunikasi canggih, dan pemantauan real-time. Langkah ini memastikan peran setiap tim jelas dan koordinasi berjalan lancar, mempercepat waktu tanggap saat bencana dan meningkatkan efisiensi operasi Pencarian dan Pertolongan di lapangan. Kendala utama yang ditemukan dalam koordinasi adalah perbedaan prosedur antar instansi, masalah komunikasi akibat gangguan akses, dan keterbatasan sumber daya. Kendala ini sering memperlambat respons awal dan mempengaruhi efisiensi distribusi bantuan serta pengorganisasian tim SAR di lapangan, yang berdampak pada waktu tanggap. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam koordinasi antar instansi untuk meningkatkan waktu tanggap saat bencana yaitu penguatan infrastruktur komunikasi, dan peningkatan keterampilan melalui latihan gabungan. Selain itu, pemantauan real-time dan peningkatan jumlah personel juga memastikan distribusi sumber daya tepat sasaran dan respons lebih cepat saat bencana terjadi.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Please find the rights and licenses in JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI
Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
- License
The commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
2. Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Majalah Ilmiah Bijak permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Majalah Ilmiah Bijak on distributing works in the journal and other media of publications.
4. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy.
JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani will only communicate with the corresponding author.
5. Miscellaneous
JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.
Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement"prior to the article publication.



