Koordinasi Antar Instansi dalam Meningkatkan Waktu Tanggap Operasi Pencarian dan Pertolongan Saat Bencana pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan

Authors

  • Iwan Rosyadi Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta

Keywords:

Koordinasi Antar Instansi, Waktu Tanggap (Response Time), Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR), Bencana (Disaster), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)

Abstract

Berdasarkan observasi awal koordinasi antar instansi dalam berbagi informasi, khususnya mengenai data bencana, distribusi bantuan, dan kondisi di lapangan, kadang tidak optimal. Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam distribusi bantuan dan respons yang tidak tepat sasaran, serta informasi yang tidak selalu akurat. Selain itu, setiap instansi sering kali memiliki SOP yang berbeda, dan ini memperlambat proses pengambilan keputusan ketika bencana terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengevaluasi bagaimana Koordinasi Antar Instansi dalam Meningkatkan Waktu Tanggap Operasi Pencarian dan Pertolongan Saat Bencana Pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi dengan jumlah informan sebanyak 6 (Enam) orang. Hasil penelitian menunjukkan Koordinasi di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam meningkatkan waktu tanggap saat bencana masih perlu ditingkatkan. Pelaksanaan koordinasi antar instansi di Basarnas melibatkan penyusunan SOP bersama, penggunaan sistem komunikasi canggih, dan pemantauan real-time. Langkah ini memastikan peran setiap tim jelas dan koordinasi berjalan lancar, mempercepat waktu tanggap saat bencana dan meningkatkan efisiensi operasi Pencarian dan Pertolongan di lapangan. Kendala utama yang ditemukan dalam koordinasi adalah perbedaan prosedur antar instansi, masalah komunikasi akibat gangguan akses, dan keterbatasan sumber daya. Kendala ini sering memperlambat respons awal dan mempengaruhi efisiensi distribusi bantuan serta pengorganisasian tim SAR di lapangan, yang berdampak pada waktu tanggap. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam koordinasi antar instansi untuk meningkatkan waktu tanggap saat bencana yaitu penguatan infrastruktur komunikasi, dan peningkatan keterampilan melalui latihan gabungan. Selain itu, pemantauan real-time dan peningkatan jumlah personel juga memastikan distribusi sumber daya tepat sasaran dan respons lebih cepat saat bencana terjadi.

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles