Koordinasi Antar Instansi dalam Meningkatkan Waktu Tanggap Operasi Pencarian dan Pertolongan Saat Bencana pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31334/5906

Keywords:

Koordinasi Antar Instansi, Waktu Tanggap (Response Time), Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR), Bencana (Disaster), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)

Abstract

Berdasarkan observasi awal koordinasi antar instansi dalam berbagi informasi, khususnya mengenai data bencana, distribusi bantuan, dan kondisi di lapangan, kadang tidak optimal. Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam distribusi bantuan dan respons yang tidak tepat sasaran, serta informasi yang tidak selalu akurat. Selain itu, setiap instansi sering kali memiliki SOP yang berbeda, dan ini memperlambat proses pengambilan keputusan ketika bencana terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengevaluasi bagaimana Koordinasi Antar Instansi dalam Meningkatkan Waktu Tanggap Operasi Pencarian dan Pertolongan Saat Bencana Pada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi dengan jumlah informan sebanyak 6 (Enam) orang. Hasil penelitian menunjukkan Koordinasi di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam meningkatkan waktu tanggap saat bencana masih perlu ditingkatkan. Pelaksanaan koordinasi antar instansi di Basarnas melibatkan penyusunan SOP bersama, penggunaan sistem komunikasi canggih, dan pemantauan real-time. Langkah ini memastikan peran setiap tim jelas dan koordinasi berjalan lancar, mempercepat waktu tanggap saat bencana dan meningkatkan efisiensi operasi Pencarian dan Pertolongan di lapangan. Kendala utama yang ditemukan dalam koordinasi adalah perbedaan prosedur antar instansi, masalah komunikasi akibat gangguan akses, dan keterbatasan sumber daya. Kendala ini sering memperlambat respons awal dan mempengaruhi efisiensi distribusi bantuan serta pengorganisasian tim SAR di lapangan, yang berdampak pada waktu tanggap. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam koordinasi antar instansi untuk meningkatkan waktu tanggap saat bencana yaitu penguatan infrastruktur komunikasi, dan peningkatan keterampilan melalui latihan gabungan. Selain itu, pemantauan real-time dan peningkatan jumlah personel juga memastikan distribusi sumber daya tepat sasaran dan respons lebih cepat saat bencana terjadi.

References

Buku-buku:

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Handoko, T. H. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.

Handoko, T. H. (2023). Manajemen. Yogyakarta: Kencana .

Hasibuan, M. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara

Mintzberg, H. (2023). Understanding Organizations...Finally!: Structure in Sevens. Oakland, CA: Berret-Koehler.

Ndraha, T. (2021). Manajemen. Jakarta: Rineka Cipta

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2020). Management (15th ed.). Boston: Pearson Education.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutarto, S. (2021). Manajemen Koordinasi. Jakarta: Grasindo

Terry, G. (1980). Principles of Management. 8th ed. Homewood : Richard D. Irwin.

Ulmer, R. R., Sellnow, T. L., & Seeger, M. W. (2016). Effective Crisis Communication: Moving from Crisis to Opportunity. Thousand Oaks: Sage Publications.

White, L. D. (1955). Introduction to the Study of Public Administration. New York: Macmillan.

Jurnal:

Daniel P. Aldrich, (2019). "Challenges to Coordination: Understanding Intergovernmental Friction in Disaster Response" volume 10, issue 3, pages 306–316. International Journal of Disaster Risk Reduction diterbitkan oleh Elseiver

Emerald Publishing (2021). "Collaborative Decision-Making in Emergency and Disaster Management" by Naim Kapucu and Vener Garayev. Disaster Prevention and Management Journal

Nesy Yulia Murni dan Zikri Alhadi (2019). "Efektivitas Koordinasi Antar Stakeholders Penanggulangan Bencana Oleh BPBD Kota Padang" Jurnal Pembangunan Nagari, Volume 4 Nomor 1, Edisi Juni 2019

Emily Ying Yang Chan, Zhe Huang, and Kevin Kei Ching Hung, (2020) "Health Emergency and Disaster Risk Management: Review of the Sendai Framework Implementation" International Journal of Health Policy and Management.

Shah Jàmbá (2005) "Inter-agency Collaboration and Disaster Management: A Case Study of the 2005 Earthquake in Pakistan": Journal of Disaster Risk Studies, diterbitkan oleh AOSIS Open Journals

Muzdalifah (2023). "Koordinasi dalam Penanganan Darurat Bencana" Journal of Current Research in Disaster Response and Emergency Management, Volume 1 Nomor 1, 2023

F. Dami, V. Fuchs, E. Péclard, et al (2020). “Barriers to and Facilitators of Inter-Organizational Coordination in Response to Disasters: A Grounded Theory Approach”

Downloads

Published

30-03-2026

Issue

Section

Articles