Pengaruh Work Engagement, Self Efficacy dan Supervisor Support terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pusat Kementerian Perhubungan

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31334/wby2gn56

Kata Kunci:

work engagement, self efficacy, supervisor support

Abstrak

Birokrasi Indonesia menghadapi tantangan yang makin kompleks dari sisi kebijakan fiskal maupun tuntutan publik terhadap pelayanan yang lebih berkualitas. Kebijakan pemerintah berupa efisiensi anggaran pada tahun 2025 berdampak signifikan pada Kementerian Perhubungan termasuk pengurangan fasilitas kerja yang dapat menurunkan produktivitas pegawai. Dalam segala keterbatasan tersebut, kinerja pegawai tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh work engagement, self efficacy dan supervisor support terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pusat Kementerian Perhubungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Penelitian dilakukan terhadap 134 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh signifikan antara work engagement terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pusat Kementerian Perhubungan; terdapat pengaruh signifikan antara self-efficacy terhadap kinerja pegawai kerja Kantor Pusat Kementerian Perhubungan; terdapat pengaruh signifikan antara supervisor support terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pusat Kementerian Perhubungan; terdapat pengaruh signifikan antara work engagement, self-efficacy dan supervisor support terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

Referensi

Bakker, A. B. (2015). A Job Demands — Resources Approach to Public Service Motivation. Public Administration Review, 75(5), 723–732. https://doi.org/10.1111/puar

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: Freeman.

Ghozali, I. (2021). Partial Least Squares (PLS) SEM: Konsep, Teknik, dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.2.9 untuk Penelitian Empiris. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares (PLS): Konsep, Teknik dan Aplikasi SmartPLS 3.0 untuk Penelitian Empiris. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to use and how to report the results of PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24. https://doi.org/10.1108/EBR-11-20180203

House, James S. (1980). Occupational Stress and the Mental and Physical Health of Factory Workers. Research report series, Institute for Social Research. The University of Michigan.

Iis, E. M & Yunus, M. (2016) Job Satisfaction as an Intervening Variable of

Self Efficacy and Employee Performance.

Janah, M. C. (2021) Pengaruh Self Efficacy dan Readiness ti Change terhadap Kinerja dengan Motivasi Berprestasi sebagai Variabel Intervening.

Lee-Peng, N., Lok-Sin, K., & Ka-Fei, L. (2013). The Impact Of Job Demands, Supervisor Support And Job Control On Work-To-Personal Life Conflict

Among The Employed Workers. Proceeding of the International Conference on Social Science Research, 628–647

Mangkunegara. (2012). Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia. In

Jakarta: Ghalia Indonesia (Vol. 1, Issue 2).

Rahmayani, W. E., & Wikaningrum, T. (2022). Analisis Perceived Organizational Support, Dukungan Atasan dan Work Engagement terhadap Kinerja Karyawan selama Masa Pandemi Covid-19. Ekobis Vol. 23, No 2 Juli 2022.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior. Pearson Education.

Sandora, Y. (2020). Hubungan antara stres kerja dan dukungan atasan dengan work life balance pada wanita yang bekerja di PT. Gdsk Cpi Duri. UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Schaufeli, W., Salanova, M., Gonzalez-Roma, V., & Bakker, A. (2002). The Measurement of Engagement and Burnout: Journal of Happiness Studies, 3, 71–92.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sungkawaningtyas, M. (2024) Pengaruh Dukungan Organisasional Persepsian dan Modal Psikologis terhadap Keterikatan Kerja dengan Penerimaan terhadap Perubahan sebagai Variabel Mediasi.

Diterbitkan

2026-09-29

Terbitan

Bagian

Articles