Transformasi Tata Kelola Lembaga Ekonomi Pedesaan: Studi Kasus Dinamika Kelembagaan di Desa Bioa Sengok

(Transformation of Rural Economic Institution Governance: A Case Study of Institutional Dynamics in Bioa Sengok Village)

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31334/n4s4tb71

Kata Kunci:

Village-Owned Enterprises (BUM Desa); Merah Putih Village Cooperative; Village social capital; Collaborative governance; Rural institutional transformation;

Abstrak

Transformasi kelembagaan ekonomi perdesaan di Indonesia semakin kompleks seiring munculnya program Koperasi Desa Merah Putih yang berdampingan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi tata kelola ekonomi perdesaan dalam dinamika kelembagaan antara BUM Desa yang belum optimal dan program Koperasi Desa Merah Putih. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Desa Bioa Sengok, Kabupaten Lebong. Data dikumpulkan melalui diskusi kelompok terarah dan dianalisis menggunakan pengodean terbuka, aksial, dan selektif. Hasil penelitian menunjukkan empat tahap transformasi, yaitu inisiasi, respons lokal, adaptasi, dan implementasi parsial, yang mencerminkan proses negosiasi antara kebijakan dari atas dan kapasitas adaptif masyarakat desa. Modal sosial, terutama kepercayaan dan norma komunal, menjadi faktor pendukung utama. Sebaliknya, ketidakpastian regulasi, keterbatasan administrasi, konflik kewenangan, dan lemahnya koordinasi lintas sektor menjadi hambatan struktural. Penelitian ini memperkenalkan konsep transformasi kelembagaan ganda, yaitu perubahan dan interaksi simultan dua kelembagaan ekonomi dalam satu ekosistem perdesaan. Temuan ini menegaskan pentingnya sinkronisasi kelembagaan, transformasi yang bertahap dan partisipatif, penguatan kapasitas multidimensi, serta pengakuan terhadap konteks kelembagaan lokal untuk mewujudkan tata kelola ekonomi perdesaan yang berkelanjutan.
Abstract
The transformation of rural economic institutions in Indonesia has become increasingly complex following the emergence of the Merah Putih Village Cooperative alongside existing Village-Owned Enterprises (BUM Desa). This study examines how rural economic governance transforms amid institutional dynamics between sub-optimal BUM Desa and the Merah Putih Village Cooperative programme. Using a qualitative case study in Bioa Sengok Village, Lebong District, data were collected through focus group discussions and analysed using open, axial, and selective coding. The findings identify four transformation phases: initiation, local response, adaptation, and partial implementation, reflecting continuous negotiation between top-down policy and local adaptive capacity. Strong social capital, particularly trust and communal norms, supported the process, while regulatory uncertainty, administrative limitations, authority conflicts, and weak cross-sectoral coordination constrained it. The study introduces the concept of dual institutional transformation, highlighting the simultaneous evolution and interaction of two rural economic institutions within a shared local ecosystem. It underscores the need for institutional synchronisation, participatory and gradual transformation, multidimensional capacity building, and recognition of local institutional contexts to strengthen sustainable rural economic governance.

Referensi

Alkadafi, M. (2014). Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengelolaan Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Menuju Asean Economic Community 2015. Jurnal EL-RIYASAH, 5(1), 32. https://doi.org/10.24014/jel.v5i1.656

Anggraeni, M. R. R. S. (2016). Peranan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pada Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan Studi Pada Bumdes Di Gunung Kidul, Yogyakarta. Modus, 28(2), 155. https://doi.org/10.24002/modus.v28i2.848

Ash-shidiqqi, E. A., & Indrastuti, L. (2022). Revitalisasi Kelembagaan Bumdes Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian dan Ketahananan Desa. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:277945019

Faedlulloh, D. (2018). BUMDes dan Kepemilikan Warga: Membangun Skema Organisasi Partisipatoris. Journal of Governance, 3(1), 1–17. https://doi.org/10.36451/jisip.v17i2.41

Hanafie, H., Nugraha, A., & Huda, M. (2022). Eksistensi BUMDes dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan Penguatan Ekonomi Desa di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 5(1), 52–61. https://doi.org/10.31334/transparansi.v5i1.1793

Herkules, H., Akita, A., Daryana, A. P., & Saragih, V. G. (2025). Pelatihan dan Pendampingan Aparatur Desa dalam Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Sena. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:279922843

Hilda, H. H. S., Munazih, M., & Kunarti, S. (2025). Tinjauan Hukum Administrasi Negara Terhadap Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Melalui Instruksi Presiden. JURNAL USM LAW REVIEW. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:279735683

Prasetyo, R. . A. (2016). Peranan Bumdes dalam Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pejambon Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro. Jurnal Dialektika, XI(1), 86–100.

Rohman, A. Z. F., & Prantama, M. B. (2023). Desain Kelembagaan BUMDES: Menelaah Kerangka Kerja Analisis dan Pengembangan Kelembagaan BUMDES Maju Bersama, Kabupaten Malang. Ijd-Demos, 5(1), 48–64. https://doi.org/10.37950/ijd.v5i1.397

Saptana, S., Wahyuni, S. D., & Pasaribu, S. M. (2013). Strategi Percepatan Transformasi Kelembagaan Gapoktan dan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis dalam Memperkuat Ekonomi di Perdesaan. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:109974566

Saputra, D., Wibowo, M. E., & Rahmadiani, A. (2025). Analisis Penerapan Nilai-Nilai Syirkah Dalam Mentransformasi dan Merevitalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes MP): Telaah perspektif UU Perkoperasian Jo. UU Ciptakerja. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:279817304

Wisanggeni, S. P., Rejeki, S., Widyastuti, R. S., & Irawati, D. (2025). BUMDes, Macan Ompong Ekonomi Desa? (10). Kompas.Id. https://www.kompas.id/artikel/bumdes-banyak-berdiri-sedikit-yang-berdaya?open_from=Search_Result_Page

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles