Pengendalian dan Kerusakan DAS Citarum Melalui Program Citarum Harum dalam Penanganan Lahan Kritis di Hulu DAS Citarum Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung Tahun 2024-2025

(Evaluation of Government Policy in Efforts to Accelerate Control of Pollution and Damage to The Citarum Harum Watershed Through The Citarum Harum Program in Handling Critical Land in the Hulu of The Citarum Watershed, Kertasari District, Bandung Regency in 2024-2025)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31334/transparansi.v8i2.4822

Keywords:

Evaluasi Kebijakan, Program Citarum Harum, Penanganan lahan Kritis

Abstract

Program Citarum Harum merupakan kebijakan strategis yang digagas oleh pemerintah dalam merespons kerusakan di DAS Citarum, khususnya di wilayah hulu Kecamatan Kertasari. Wilayah ini diketahui mengalami perluasan lahan kritis terbesar di Kabupaten Bandung, yang berdampak signifikan terhadap peningkatan risiko bencana lingkungan seperti banjir, kekeringan, dan tanah longsor sehingga mengancam keberlanjutan fungsi Sungai Citarum sebagai sumber kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan dalam penanganan lahan kritis berdasarkan enam kriteria evaluasi kebijakan William N. Dunn yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan.  Hasil riset menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Citarum Harum telah berhasil merehabilitasi lahan kritis, peningkatan kualitas air dan meningkatkankan partisifatif masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran dan personel, serta distribusi manfaat yang belum merata. Evaluasi pelaksanaan Program Citarum Harum di Kecamatan Kertasari menunjukkan bahwa program ini berhasil pada aspek efektivitas, responsivitas, dan ketepatan. Namun, masih terdapat kelemahan dalam efisiensi, kecukupan, dan pemerataan. Dengan demikian, program ini secara umum dapat dikategorikan berhasil namun belum sepenuhnya optimal. Untuk mengoptimalkan program, perlu penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan jumlah dan produktivitas personel, perluasan cakupan intervensi program, serta integrasi hasil evaluasi sebagai dasar dalam perumusan kebijakan.

Abstract

The Citarum Harum Program is a strategic policy initiated by the government in response to environmental degradation in the Citarum River Basin, particularly in the upstream area of Kertasari District. This region has experienced the largest expansion of critical land in Bandung Regency, which significantly increases the risk of environmental disasters suchas floods, droughts, and landslides—threatening the sustainability ofthe Citarum River as a vital life source for the community. This study aims toevaluate the policy for managing critical land based on William N. Dunn’s six policy evaluation criteria: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. The research findings indicate that the implementation of the Citarum Harum Program has succeeded in rehabilitating critical land, improving water quality, and increasing community participation in environmental conservation. However, it still faces challenges such as limited budget and personnel, as wellas unequal distribution of benefits. The evaluation of the program in Kertasari District shows success in terms of effectiveness, responsiveness, and appropriateness, while weaknesses remainin efficiency, adequacy, and equity. Therefore, the program can generally be categorized as successful, though not yet fully optimal. To maximize its outcomes, it is necessary to strengthen cross-sectoral coordination, increase the number and productivity of field personnel, expand the scope of program interventions, and integrate evaluation results as the basis for policy formulation.

Author Biography

  • Fania Jamilatul Rahmah, Padjadjaran University
    S1 Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Padjadjaran

References

Akbar, Firyal., & Kurniati, Widya. (2018). Studi Evaluasi Kebijakan (Evaluasi Beberapa Kebijakan di Indonesia). Gorontalo: Ideas Publishing.

Akbar, H., & Dwiyanto, Y. (2022). Upaya Mencapai SDGs Poin Keenam(Air Bersih dan Sanitasi Layak): Program Citarum Harum 2018-2022 di Kabupaten Bandung. Jurnal Academia Praja, 7(2), 20-21.

Andri, Yayan., Aziz, Abdul, Mulyana, Yaya. (2021). Strategi Kebijakan Lingkungan Program Citarum Harum Di Kabupaten Bandung. Jurnal Birokrasi & Pemerintahan Daerah, 3(2), 115-116.

Gewati, M. (2021, November 3). Jadi Sungai Terkotor di Dunia Tahun 2018, Citarum Kini Membaik dengan Status Cemar Ringan. Kompas.

Halimatusadiah, S., Dharmawan, Hadi., & Mardiana, R. (2012). Efektivitas Kelembagaan Partisipatoris Di Hulu Daerah Aliran Sungai Citarum. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6(1), 71-72.

Herdiansah, Ganjar., & Simajuntak, Sabar. (2017). Peran Dan Fungsi Pembinaan Teritorial TNI AD Dalam Perbantuan Pemerintah Daerah: Studi Di Kabupaten Lebak. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(1), 74-75.

Imansyah, F. (2012). Studi Umum Permasalahan dan Solusi DAS Citarum Serta Analisis Kebijakan Pemerintah. Jurnal Sosioteknologi, Edisi 25 tahun, hal 24-26.

Krisandi Tuhehay, K., Gosal, H., & Mononimbar, W. (2019). Analisis Tingkat Lahan Kritis Berbasis SIG (Sistem Informasi Geografis) (Studi Kasus: Kecamatan Amurang, Kecamatan Amurang Timur, Kecamatan Amurang Barat, Dan Kecamatan Tumpaan). Jurnal Spasial, 6(3), 746-747.

Lestari, E., & Hidayawanti, R. (2016). Perencanaan Pengelolaan DAS Terpadu dalam Mengatasi Ketidakseimbangan Kebutuhan Air Bersih dan Permasalahan Banjir (Kajian Daerah Aliran Sungai Cisadane). Jural Forum Mekanika, 5(2), 76.

Solihah, R. (2020). Perencanaan Partisipatif Dalam Program Citarum Harum Di Desa Kutamandiri Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Jurnal UNPAD, 3(1), 36-37.

Muadifah, Afidatul. (2019). Pengendalian Pencemaran Lingkungan. Malang: Media Nusa Creative.

Nurbaya, F., & Puspito, D. (2023). Parameter Air Dan Udara Serta Uji Kualitas Air Sungai. Cirebon: PT Arr Rad Pratama

Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Rencana Aksi Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan DAS Citarum 2019-2025.

Warman., Komariyah, L., & Kaltsum, U. (2023). Konsep Umum Evaluasi Kebijakan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, vol 3, 26-27.

Zuhaldi., Pitono, A., & Wargadinata, L. (2023). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Kawasan Citarum Harum di Kabupaten Bandung. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 1245.

Downloads

Published

09-12-2025

Issue

Section

Articles