Implementasi Prinsip Good Governance dalam Pelayanan Publik di Kecamatan Johar Baru: Hambatan dan Strategi Peningkatan

(The Implementation of Good Governance Principles in Public Service Delivery at Johar Baru Subdistrict: Challenges and Strategic Solutions)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31334/transparansi.v8i1.4758

Keywords:

Good Governance, Public Services, Participation, Accountability, Transparency, Service Quality

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip Good Governance dalam pelayanan publik di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penerapan prinsip-prinsip Good Governance serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip-prinsip Good Governance telah diterapkan, masih terdapat hambatan yang signifikan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia (SDM), rendahnya partisipasi masyarakat, dan terbatasnya pemanfaatan teknologi. Strategi peningkatan yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, optimalisasi penggunaan teknologi informasi, serta penguatan mekanisme akuntabilitas dan partisipasi publik.
Abstrak
This study aims to analyze the implementation of Good Governance principles in public services in Johar Baru District, Central Jakarta. The main focus of this research is to identify the barriers encountered in the application of Good Governance principles and to formulate strategies to improve the quality of public services. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection through in-depth interviews, field observations, and documentation studies. The results of the study indicate that although Good Governance principles have been implemented, significant barriers remain, including limitations in human resources (HR), low public participation, and limited technology utilization. The recommended improvement strategies include enhancing HR capacity through training, maximizing the use of information technology, and strengthening mechanisms for accountability and public participation.

Author Biography

  • Munir Saputra, Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

    Munir Saputra 

    Sinta : 

    http://sinta2.ristekdikti.go.id/authors/detail?id=6654951&view=overview

    Google Scholar :

    https://scholar.google.com/citations?user=GxMjzTAAAAAJ&hl=en

References

Badan Pusat Statistik DKI Jakarta. (2021). Statistik Kependudukan Jakarta 2021. Jakarta: Badan Pusat Statistik DKI Jakarta.

Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Bloomberg, L. (2014). Public value governance: Moving beyond traditional public administration and the new public management. Public Administration Review, 74(4), 445–456.

Dwiyanto, A. (2006). Mewujudkan Good Governance melalui Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Harsono, B. (2019). Analisis Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kecamatan Johar Baru Kota Administrasi Jakarta Pusat. Public Administration Journal, 3(1), 20-38.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). (2020). Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Publik Tahun 2020. Jakarta: KemenPAN-RB.

Osborne, D., & Gaebler, T. (1992). Reinventing Government: How the Entrepreneurial Spirit is Transforming the Public Sector. Reading, MA: Addison-Wesley.

Rahadian, A. H., Saputra, M., & Massyhury, M. A. (2023). Implementasi Kebijakan PTSP di Unit Pengelola Penanaman Modal dan PTSP Kota Jakarta Utara. Jurnal Reformasi Administrasi, 10(1), 9–17.

Saputra, M., & Rahadian, A. H. (2018). Analisis Efektivitas Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Jurnal Reformasi Administrasi, 5(1), 165–173.

Sedarmayanti. (2009). Good Governance: Dalam Rangka Otonomi Daerah. Bandung: Mandar Maju.

Sukarna, D. (2020). Pelayanan Publik dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.

Thoha, M. (2008). Birokrasi dan Politik di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

UNDP. (1997). Governance for Sustainable Human Development: A UNDP Policy Document. New York: United Nations Development Programme.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.

Downloads

Published

29-06-2025

Issue

Section

Articles